SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Ikuti Program MANTEP SAMPAH: Membangun Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pengelolaan Sampah

Yogyakarta – SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Yogyakarta turut berpartisipasi dalam program MANTEP SAMPAH yang merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST). Program ini mengusung semangat “Membangun Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pengelolaan Sampah untuk Penguatan Profil Lulusan SMP.”

MANTEP SAMPAH merupakan akronim dari Model, Aksi, Nyata, Terpadu, Edukatif, dan Pengolahan Sampah. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman nyata kepada warga sekolah mengenai pentingnya pengelolaan sampah serta membangun kebiasaan hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Melalui program tersebut, guru tidak hanya menyampaikan materi mengenai kebersihan dan lingkungan secara teoritis, tetapi juga mengintegrasikan pembelajaran dengan berbagai mata pelajaran sehingga siswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu bentuk pelaksanaannya dilakukan oleh Guru Pendidikan Agama, Ibu Fitri, yang memberikan pembelajaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari nilai-nilai yang diajarkan dalam agama. Siswa diajak untuk memahami bahwa menjaga kebersihan bukan hanya sekadar kewajiban untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pembelajaran tersebut kemudian diintegrasikan dengan mata pelajaran lainnya. Dalam Seni Budaya, misalnya, siswa diajak memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar mereka untuk diolah menjadi karya seni. Barang yang sebelumnya dianggap sebagai sampah diubah menjadi berbagai bentuk karya yang dapat digunakan untuk memperindah ruang kelas.

Selain itu, pembelajaran juga diintegrasikan dengan teknologi. Siswa diberikan kesempatan untuk membuat poster bertema menjaga kebersihan. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar mengenai pentingnya kebersihan, tetapi juga mengembangkan kreativitas serta kemampuan memanfaatkan teknologi sebagai media untuk menyampaikan pesan positif kepada orang lain.

Kegiatan MANTEP SAMPAH memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna karena siswa terlibat secara langsung dalam prosesnya. Mereka belajar bahwa sampah tidak selalu berakhir sebagai sesuatu yang tidak berguna. Dengan kreativitas dan pengelolaan yang tepat, barang bekas dapat diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai seni, manfaat, bahkan nilai ekonomi.

Hasil nyata dari kegiatan ini dapat terlihat dari berbagai karya siswa yang digunakan sebagai hiasan untuk memperindah kelas, poster-poster edukatif mengenai pentingnya menjaga kebersihan, serta lingkungan sekolah yang menjadi lebih bersih dan tertata. Sampah yang sebelumnya hanya dibuang kini dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi karya yang bernilai.

Melalui program MANTEP SAMPAH, SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan berupaya menanamkan kebiasaan positif kepada siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa pendidikan tentang lingkungan dapat dilakukan secara terpadu, kreatif, dan menyenangkan, sekaligus mendukung terbentuknya profil lulusan yang memiliki kepedulian, kreativitas, tanggung jawab, dan kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dengan adanya program ini, diharapkan budaya menjaga kebersihan dan mengelola sampah tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran saja, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus diterapkan oleh seluruh warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top